Untuk sebagian orang ataupun para pembaca, mungkin dibenci adalah sesuatu hal yang membawa kita kearah yang cenderung negatif . Akan tetapi ketahuilah ada hal yang menarik ketika melihat banyak figur- figur hebat yang membuat perubahan yang substansial, ternyata sangat jarang sekali ada figure yang tidak pernah dibenci oleh orang lain. Hampir semua figur - figur yang membuat perubahan besar di dunia ini mereka pernah dibenci oleh banyak orang saat mencoba untuk melakukan aksi membuat perubahan tersebut, sebut saja Presiden RI Pertama sekaligus Bapak Proklamator kita semua ialah Ir. Soekarno yang lebih akrab disapa Bung Karno yang amat sangat dibenci oleh para kolonialis pada masa penjajahan karena lewat kritikannya lewat tulisan maupun secara lisan hingga beliau mengalami pengasingan bahkan dimasukan kedalam jeruji besi hanya karena mengancam ketenangan kaum kolonialisme pada masa itu, bahkan Nabi Muhammad SAW pun merupakan orang yang sempat dibenci beliau diludahi bahkan dilempari batu oleh warga saat sedang melewati jalanan ketika hendak menyebarkan syiar-syiar islam dan memperbaiki peradaban.
Dari contoh-contoh itu kita bisa tahu bahwa seseorang tidak perlu menjadi jahat dan menyebalkan untuk dibenci oleh orang lain, justru orang yang dibenci adalah orang yang mempertahankan idealisme dan juga prinsip pribadinya ditengah-tengah masyarakat atau kalangan tertentu bahka norganisasi.
Ya, ternyata orang dibenci adalah orang yang berani berbeda ditengah masyarakat atau kelompok yang kebanyakan mempunyai pemikiran dan cara pandang yang sama, memang bukan hanya orang baik saja yang dibenci oleh orang-orang namun orang yang dibenci pun belum tentu orang baik, Tapi seharusnya kita dapat sepakat bahwa sebetulnya orang-orang yang dibenci itu adalah orang yang mempunyai pengaruh besar terhadap orang lain.
Tentu berusaha untuk tidak dibenci adalah hal yang sangat mudah, langkah awalnya yang harus dilakukan adalah jangan pernah terlibat didalam adu argumen, selalu ikuti apa kata orang dan jangan melakukan hal yang berbeda dari kebanyakan orang, itu cukup untuk membuat kita tidak dibenci oleh orang dan kita akan disenangi oleh orang yang ada disekitar kita. Tapi, apakah itu hal yang baik ? ya, mungkin bisa saja itu baik untuk kita, tetapi itupun jika tujuan hidup kita hanya menjadi teman yang baik, menjadi keluarga yang baik dan menjadi orang yang baik dimata orang-orang. Tapi ketika kita berusaha membuat perubahan dan mewujudkan dampak besar maka bermain aman dengan cara membahagiakan semua orang dan menghindari hal yang dibenci adalah bukan hal yang tepat. Mau tidak mau ketika kita ingin menciptakan perubahan yang besar pasti akan ada saja orang yang berbeda pendapat, tersinggung bahkan ada saja orang yang tanpa alasan membenci kita karena suatu hal yang kita lakukan. Maka menjadi yang orang dibenci adalah keniscayaan bagi pemimpin yang berusaha membuat perubahan yang substansial.
Maka penulis berpandangan dibenci orang lain merupakan cara kita juga untuk mengubah paradigma orang lain, manusia lain, kelompok lain agar dapat mengubah pemikirannya menjadi sesuai dengan apa yang kita percayai, mungkin banyak yang mengatakan bahwa dengan menulis postingan di internet, sosmed atau membaca tulisan yang sekarang sedang dibaca ini tidak akan berpengaruh pada pemikiran orang lain, bahkan ada pribahasanya sendiri “haters will be haters and lovers will be lovers” akan tetapi bayangkan jika setelah kita menulis atau membuat sebuah opini kita dapat merubah paradigma seseorang yang membaca dan walaupun tidak merubah paradigma setidaknya kita dapat membuat setiap pembaca mengerti dengan argumentasi yang ingin kita sampaikan meski orang tersebut tidak setuju dengan kita, bahkan akan amat berbangga hati pula jika memang para pembaca mampu menyadari bahkan terbangun kesadaran dirinya dengan membuat perubahan yang afektif dalam kehidupannya, dan itulah hal-hal diluar sana yang mungkin sekarang dibenci oleh sebagian orang. Dan penulis mempunyai pesan untuk kita semua yang ingin membuat perubahan yaitu JANGAN TAKUT DIBENCI.
Oleh :
Bung Wahyu Fajar
(Wakil Ketua Bidang Agitasi dan Propaganda DPC GMNI Lebak)

No comments:
Write comments